saintgeorgesflushing.org

saintgeorgesflushing.org – Jantung merupakan organ vital dalam tubuh manusia yang bertugas memompa darah ke seluruh organ. Kesehatan jantung sangat krusial, terutama pada bayi dan anak-anak yang sedang dalam fase pertumbuhan dan perkembangan. Tantangan muncul ketika terdapat bayi dan anak-anak dengan masalah kardiak, yang memerlukan intervensi medis, seringkali dalam bentuk operasi bedah jantung.

Perkembangan Teknik Bedah

dr. Ismail Dilawar, SpBKTV Subsp. JD (K) dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menyoroti penggunaan teknik bedah minimal invasif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil operasi dan mengurangi risiko. Teknik ini meminimalkan perlunya prosedur bedah yang ekstensif dan mengurangi trauma pada pasien, dengan menggunakan instrumen yang lebih canggih dan minim pemotongan.

Kelebihan Teknik Minimal Invasif

Dengan pendekatan operasi minimal invasif, seperti operasi bypass, dr. Ismail mengatakan bahwa prosedur ini tidak hanya mengurangi ukuran luka dan ketidaknyamanan pascaoperasi tetapi juga membawa risiko komplikasi yang lebih rendah. Teknik ini mengambil lokasi di celah iga dengan luka operasi yang relatif kecil, sekitar 3-5 cm, dengan bantuan alat endoskopik.

Dampak Pada Pemulihan Pasien

Metode bedah konvensional yang melibatkan pemotongan tulang dada dapat berdampak signifikan pada pertumbuhan anak dan estetika. Teknik minimal invasif mengurangi dampak ini, memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak untuk bertumbuh tanpa masalah perkembangan yang signifikan akibat operasi.

Penyakit Jantung Kongenital

Prosedur bedah jantung pada anak biasanya dikaitkan dengan perawatan kondisi kongenital seperti kebocoran dinding jantung, kelainan katup jantung, atau kelainan pembuluh darah. dr. Ismail menekankan bahwa tujuan operasi adalah untuk memastikan bahwa jantung anak dapat berkembang sehat, sehingga memungkinkan mereka untuk tumbuh dewasa dengan kualitas hidup yang baik.

Pusat Layanan Terpadu di Mayapada Hospital

Mayapada Hospital telah mengembangkan Cardiovascular Center sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan perawatan komprehensif untuk penyakit jantung. Ini mencakup layanan dari skrining dan diagnosis hingga operasi jantung dan rehabilitasi. Sistem pendukung yang dimiliki rumah sakit ini juga mencakup layanan kegawatdaruratan jantung yang beroperasi selama 24 jam.

Inovasi dalam teknik operasi jantung, seperti yang dikembangkan dan diterapkan di Mayapada Hospital, menawarkan harapan bagi kesembuhan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi anak-anak dengan masalah jantung. Pendekatan minimal invasif menjadi kunci dalam mengurangi risiko dan mempercepat pemulihan, sambil memaksimalkan potensi pertumbuhan dan perkembangan anak.