SAINTGEORGESFLUSHING – São Tomé dan Príncipe, sebuah negara kepulauan yang terletak di Teluk Guinea, Afrika Barat, menawarkan kekayaan budaya yang tercermin dalam masakan tradisionalnya. Pengaruh Portugis, Afrika, dan kreol berpadu dalam setiap suapan, menciptakan profil rasa yang unik dan memikat. Mari kita jelajahi beberapa makanan terkenal yang menjadi jantung kuliner São Tomé.

1. Calulu de Peixe (Gulai Ikan)
Calulu de Peixe adalah hidangan khas São Tomé yang terbuat dari ikan segar, biasanya disiapkan dengan berbagai sayuran seperti terong, bayam, dan okra. Ikan marinasikan dalam rempah-rempah lokal sebelum direbus bersama sayuran dan minyak kelapa. Hidangan ini biasanya disajikan dengan funge atau polenta Afrika, yang menambah tekstur dan rasa lembut yang kaya.

2. Cachupa
Walaupun lebih terkenal sebagai masakan dari Tanjung Verde, Cachupa juga menemukan tempatnya di São Tomé. Ini adalah rebusan kaya yang terdiri dari jagung, kacang-kacangan, sosis, dan kadang-kadang daging babi atau ayam. Cachupa adalah contoh sempurna dari masakan kreol, di mana bahan-bahan dari berbagai budaya berpadu menjadi satu hidangan yang harmonis.

3. Feijoada Santomense
Feijoada adalah hidangan kacang merah yang telah disesuaikan dengan selera lokal São Tomé. Hidangan ini termasuk daging babi, chorizo, dan berbagai bumbu. Meskipun mirip dengan versi Brasil, Feijoada Santomense memiliki keunikan tersendiri, seringkali dengan penambahan produk laut, mencerminkan hubungan erat negara ini dengan laut.

4. São Tomé Chocolate
São Tomé dikenal dengan produksi kakao organik berkualitas tinggi. Cokelat São Tomé, dengan cita rasa khas dan aroma yang intens, adalah keharusan bagi pecinta cokelat. Pengunjung seringkali terpesona oleh kekayaan dan kedalaman rasa cokelat yang dihasilkan di pulau ini, yang sering digunakan dalam berbagai hidangan pencuci mulut.

5. Fruta Pão (Breadfruit)
Fruta pão, atau breadfruit, adalah makanan pokok di São Tomé yang biasanya disajikan sebagai pengganti nasi atau kentang. Buah ini bisa dimasak dalam berbagai cara, seperti direbus, digoreng, atau dibuat menjadi kue. Kaya akan karbohidrat dan rendah lemak, breadfruit adalah sumber energi yang baik dan memiliki tempat yang penting dalam diet lokal.

6. Doce de Papaia (Selai Pepaya)
Doce de Papaia adalah selai pepaya khas yang dibuat dengan pepaya dan gula, seringkali diberi rasa dengan vanili atau kayu manis. Selai ini biasanya disajikan sebagai penutup atau di atas roti sebagai selai. Konsistensinya yang lembut dan rasa manis alami membuatnya menjadi favorit di kalangan penduduk lokal dan wisatawan.

7. Arroz Doce (Nasi Manis)
Arroz Doce adalah versi nasi manis São Tomé, di mana nasi dimasak dengan susu, gula, dan kayu manis. Seringkali disajikan sebagai hidangan penutup, ini adalah hidangan penutup yang populer di banyak acara keluarga dan perayaan.

Kesimpulan
Kuliner São Tomé dan Príncipe adalah perpaduan unik dari berbagai pengaruh kuliner yang melintasi sejarah kepulauan ini. Dari hidangan ikan yang disiapkan dengan rempah-rempah lokal hingga cokelat yang terkenal di dunia, São Tomé menawarkan kekayaan rasa yang mengundang para penikmat kuliner untuk menyelami lebih dalam. Setiap hidangan menceritakan kisah tentang tradisi, pertukaran budaya, dan kecintaan pada bumi yang subur. Untuk pengalaman kuliner yang benar-benar otentik, São Tomé adalah destinasi yang tak terlupakan.