SAINTGEORGESFLUSHING – Mauritania, sebuah negara yang terletak di barat laut Afrika, memiliki warisan kuliner yang kaya dipengaruhi oleh tradisi Arab dan Afrika. Di ibu kota Nouakchott, kuliner ini tidak hanya sekedar makanan, tetapi juga cerminan dari kebudayaan dan kehospitalitas masyarakatnya. Berikut adalah eksplorasi kuliner favorit yang sering dinikmati oleh penduduk Nouakchott, Mauritania.

Thieboudienne (Cheb-u-jin)

Thieboudienne adalah hidangan ikonik di Mauritania dan dianggap sebagai makanan nasional. Hidangan ini terdiri dari ikan yang dimasak dengan nasi, tomat, bawang, bawang putih, kubis, dan wortel. Biasanya, ikan yang digunakan adalah ikan laut segar yang melimpah di sepanjang pantai Mauritania. Thieboudienne menawarkan kombinasi rasa yang kaya dengan aroma bumbu yang kuat, mencerminkan sinergi antara laut dan darat yang khas di Mauritania.

Mechoui

Mechoui merujuk pada domba panggang utuh yang sangat populer di kalangan warga Mauritania, khususnya saat perayaan atau peristiwa khusus. Daging domba yang dimasak sampai empuk ini biasanya disajikan dengan bumbu sederhana seperti garam dan lada, memungkinkan rasa asli dari daging berkualitas tinggi ini tampil di depan. Mechoui di Mauritania sering kali disantap bersama dengan roti tradisional atau kuskus.

Yassa Poulet

Meskipun aslinya dari Senegal, Yassa Poulet telah menjadi hidangan favorit di Nouakchott. Ini adalah ayam yang dibumbui dengan campuran jus lemon, bawang, dan cabai, kemudian dipanggang atau digoreng hingga kecokelatan. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi dan saus yang dibuat dari bumbu-bumbu yang sama, memberikan rasa yang unik dan menyegarkan.

Mauritanian Tagine

Berbeda dengan tagine Maroko, tagine Mauritania adalah pai telur yang mirip dengan quiche. Bahan-bahannya bisa beragam, tetapi umumnya termasuk daging (biasanya domba atau kambing), kentang, dan sayuran. Tagine ini sering kali diberi bumbu dengan rempah-rempah seperti jintan, ketumbar, dan kunyit, yang memberikan rasa yang intens dan memuaskan.

Halwa Chebakia

Untuk pencuci mulut, Halwa Chebakia adalah pilihan populer. Ini adalah kue yang manis dan lengket, biasanya dibentuk ke dalam bentuk yang rumit dan digoreng hingga renyah, kemudian dilapisi dengan madu dan taburan biji wijen. Meski sering dikaitkan dengan Ramadan, Halwa Chebakia juga dinikmati sepanjang tahun.

Minuman Tradisional: Ataya (Teh Hijau Mint)

Di Mauritania, proses minum teh hampir sama pentingnya dengan teh itu sendiri. Ataya, teh hijau yang diseduh dengan mint dan gula, adalah minuman sosial yang sangat penting. Proses penyajiannya sering kali berlangsung dalam tiga tahap, dengan setiap gelas menawarkan rasa yang berbeda, dari pahit hingga manis.

Nouakchott adalah kota di mana tradisi dan modernitas bertemu, dan hal ini tercermin dalam kulinernya. Hidangan-hidangan di atas hanya mencakup sebagian dari kekayaan gastronomi di kota ini. Bagi penjelajah kuliner, Nouakchott menawarkan pengalaman yang tidak hanya memuaskan selera, tapi juga memberikan wawasan tentang budaya dan tradisi Mauritania yang kaya.