686.609 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Natal 2024, Jasa Marga Catat Peningkatan Signifikan

saintgeorgesflushing – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 686.609 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 hingga H-4 Natal 2024. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol Utama, yaitu GT Cikupa (menuju arah Merak), GT Ciawi (menuju arah Puncak), GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung).

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 14,6% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal (598.904 kendaraan) pada periode yang sama. Jika dibandingkan dengan periode Natal 2023, total volume lalu lintas ini meningkat sebesar 5,8% (648.813 kendaraan).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, mayoritas sebanyak 312.092 kendaraan (45,5%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 216.704 kendaraan (31,6%) menuju arah Barat (Merak), dan 157.813 kendaraan (23,0%) menuju arah Selatan (Puncak).

  • Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung): Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 159.169 kendaraan, meningkat sebesar 36,2% dari lalu lintas normal. Sementara itu, lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 152.923 kendaraan, meningkat sebesar 12,7% dari lalu lintas normal. Total lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 312.092 kendaraan, meningkat sebesar 23,5% dari lalu lintas normal.
  • Arah Barat (Merak): Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak mencapai 216.704 kendaraan, meningkat 9,8% dari lalu lintas normal.
  • Arah Selatan (Puncak): Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 157.813 kendaraan, meningkat sebesar 6,0% dari lalu lintas normal.

686-609-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-jelang-natal-2024-jasa-marga-catat-peningkatan-signifikan

Pada H-4 libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Sabtu, 19 Desember 2024), lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat mencapai 195.988 kendaraan, atau meningkat 17,6% dari lalu lintas normal (166.673 kendaraan).

Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan menuju Trans Jawa pada Sabtu (21 Desember 2024) di GT Cikampek Utama, sebanyak 50.150 kendaraan, meningkat 59,4% dari lalu lintas normal (31.458 kendaraan).

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM, saldo kartu uang elektronik, dan menggunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.

Dengan adanya peningkatan lalu lintas ini, diharapkan para pengguna jalan dapat lebih waspada dan mengikuti arahan yang diberikan untuk mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan selama periode liburan.

Polisi Berhasil Amankan Jaringan Narkoba Menjelang Tahun Baru 2025: Tujuh Tersangka Ditangkap

saintgeorgesflushing – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Tahun Baru 2025, aparat kepolisian berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan ganja. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar-besaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian di sejumlah lokasi strategis.

Polisi berhasil menangkap tujuh tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba ini. Mereka adalah MMS (36), TH (34), SBN (45), APD (32), G (32), RHY (42), dan RJ (31). Penangkapan ini terjadi pada tanggal 28 November 2024, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan intensif dan pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan di daerah tersebut.

Menurut keterangan Kapolres setempat, AKBP Joko Santoso, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkoba di wilayah mereka. Tim penyelidik kemudian melakukan undercover dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Dalam operasi ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 2 kg dan ganja seberat 5 kg, yang diperkirakan akan dipasarkan menjelang perayaan Tahun Baru.

“Penangkapan ini merupakan langkah tegas kami untuk memerangi peredaran narkoba, terutama menjelang momen-momen besar seperti Tahun Baru, di mana konsumsi narkoba biasanya meningkat,” ujar AKBP Joko.

Pihak kepolisian menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam memerangi peredaran narkoba. Narkoba memiliki dampak yang sangat merugikan, tidak hanya bagi pengguna, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat luas. Dengan mengurangi peredaran narkoba, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba dapat ditekan, serta tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat.

polisi-berhasil-amankan-jaringan-narkoba-menjelang-tahun-baru-2025-tujuh-tersangka-ditangkap

Saat ini, ketujuh tersangka telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka diancam dengan pasal-pasal yang terkait dengan Undang-Undang Narkotika, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara yang berat. Pihak kepolisian juga berencana untuk melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar dan mencari tahu asal usul barang haram tersebut.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk terus aktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum. “Kami tidak akan tinggal diam. Kami berkomitmen untuk memberantas narkoba sampai ke akarnya,” tambahnya.

Dengan berhasilnya penangkapan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Tahun Baru 2025 dengan aman dan nyaman. Upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah langkah nyata dalam menjaga keamanan publik dan menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.